Mengenal Simulasi Pinjaman Bank Mandiri dan Model Perhitungannya

Bank Mandiri merupakan salah satu bank dengan nasabah terbanyak di Indonesia. Salah satu program Bank Mandiri yang terfavorit adalah pinjaman, baik pinjaman KTA atau non-KTA. Program pinjaman Bank Mandiri menjadi favorit karena proses pencairannya yang cepat. Selain itu, batas pinjaman yang diajukan mencapai 200 juta rupiah. Keren, bukan? Tapi sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya Anda membaca simulasi pinjaman Bank Mandiri berikut.

Apa Itu Simulasi Pinjaman Bank Mandiri?

Simulasi pinjaman Bank Mandiri adalah tes perhitungan pinjaman pada Bank Mandiri. Tes ini nantinya akan memperlihatkan berapa jumlah bunga dan cicilan yang harus dibayar nasabah. Sejauh ini, simulasi pinjaman Bank Mandiri sudah dapat dilakukan baik di KTA maupun non-KTA. Terdapat beberapa komponen yang dijadikan pertimbangan dalam perhitungan. Komponen tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Jumlah Kredit
Poin pertama yang paling berpengaruh dalam proses simulasi adalah jumlah kredit yang diajukan. Jumlah kredit ini menentukan berapa banyak bunga yang perlu dibayarkan. Selain itu, komponen ini juga menentukan berapa lama jangka waktu pelunasan yang diperbolehkan.
Jumlah kredit pada KTA Bank Mandiri memiliki angka maksimal 200 juta rupiah. Jika Anda Sedangkan untuk yang non-KTA, Bank Mandiri tidak menetapkan angka maksimal. Hanya saja, penentuan kredit dilakukan dengan mempertimbangkan jenis agunan yang diajukan. Agunan bisa berbentuk rumah, usaha, atau kendaraan bermotor.
2. Tenor Kredit
Tenor merupakan istilah perbankan dari “jangka waktu”. Dalam kredit, tenor digunakan sebagai pembatas waktu bagi nasabah untuk melunasi pinjamannya. Selain nominal kredit, jangka tenor biasanya juga ditentukan oleh penghasilan nasabah. Terkait dengan tenor, Bank Mandiri menetapkan 5 jenis tenor untuk kredit KTA, yakni 12, 24, 36, 48, dan 60 bulan. Sedangkan untuk non-KTA, Bank Mandiri memberi keleluasaan bagi nasabah untuk menetapkan sendiri jangka waktu pelunasannya.
3. Suku Bunga dan Biaya
Selain jumlah kredit dan tenor, suku bunga juga komponen paling penting dalam simulasi pinjaman Bank Mandiri. Bahkan dalam kredit, suku bunga bisa dibilang komponen yang paling kunci. Terkait dengan suku bunga, Bank Mandiri menetapkan suku bunga yang sangat rendah. Untuk KTA, suku bunga yang ditetapkan adalah 1,75%. Sedangkan di non-KTA, Anda bisa bernegoisasi dengan pihak bank terkait besar suku bunga.
4. Besar Penghasilan
Dalam kredit KTA, besar penghasilan tidak menjadi komponen penentuan besar kredit. Akan tetapi dalam kredit non-KTA, besar penghasilan menjadi komponen utama. Sebagai informasi, kredit non-KTA adalah kredit dengan benda fisik sebagai objek kredit, misalnya rumah (KPR), kendaraan, atau usaha. Besar penghasilan juga akan masuk dalam simulasi pinjaman Bank Mandiri.
5. Jenis Agunan
Dalam kredit non-KTA, jenis agunan juga dipertimbangkan. Sejauh ini, jenis agunan yang banyak diajukan dalam kredit Bank Mandiri adalah KPR dan kendaraan bermotor. Dalam simulasi, jenis agunan harus disebutkan akan tetapi hanya harganya saja yang masuk perhitungan.
Metode Terbaru Simulasi Pinjaman Bank Mandiri
Simulasi pinjaman Bank Mandiri dibagi menjadi 2, yakni KTA dan non-KTA. Untuk simulasi pinjaman KTA, rumusnya tergolong mudah. Cukup tentukan nominal pinjaman yang diinginkan (5 hingga 200 juta), lalu bagikan dengan tenor yang diinginkan (12, 24, 36, 48, atau 60). Setelah itu, kalikan nominal pinjaman Anda dengan suku bunga pinjaman Bank Mandiri, yakni sebesar 1,75%. Selanjutnya, jumlahkan nominal pinjaman per bulan dengan nominal bunga yang harus dibayarkan.
Misalnya, Pak Andi mengajukan pinjaman uang sebesar Rp. 10.000.000,- dengan tenor selama 24 bulan. Berarti jumlah cicilan pokoknya sebesar 10.000.000/24 = 416.667. Selanjutnya hitung bunga yang harus dibayarkan, yakni 10.000.000 X 1,75% = 175.000. Maka cicilan per bulan yang harus dibayarkan sebesar 416.667 + 175.000 = Rp.591.667,- atau jika dibulatkan menjadi sekitar 600 ribu rupiah.
Mengenai pinjaman Bank Mandiri non-KTA, perhitungannya lebih rumit. Pihak bank perlu dilibatkan karena diperlukan persetujuan mengenai harga agunan. Untuk simulasi lengkapnya, silakan kunjungi situs resmi Bank Mandiri.

Comments are closed.