Skip to main content

Informasi Pinjaman Dana Tunai KTA

Informasi Seputar Pinjaman Dana Tunai KTA

Pinjaman Dana Tunai KTAPinjaman dana tunai KTA atau kredit tanpa agunan memang dianggap sangat memberikan banyak keuntungan. Hal ini yang membuat banyak orang memilih jenis kredit yang satu ini. Alasan mengapa seseorang mengambil jenis kredit ini karena tidak adanya barang atau aset beharga yang perlu digadaikan. Tentu hal ini akan membuat peminjam merasa tenang dengan tidak adanya jaminan yang harus diberikan.

Pengajuan dana tunai KTA ini sebenarnya tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada banyak sekali ketentuan yang berkaitan dengan pinjaman dana KTA. Semua ketentuan ini adalah hal yang wajib diketahui sekaligus diikuti oleh calon peminjam. Semua lembaga yang menawarkan pinjaman dana tunai KTA pasti memberikan ketentuan ini.

Ketentuan Pinjaman Dana Tunai KTA

Setidaknya ada 5 ketentuan yang wajib diikuti oleh semua peminjam dana KTA ini. Dimanapun lembaga tempat peminjaman, pada umumnya ketentuannya hampir sama. Walaupun memang terkadang ada juga ketentuan khusus yang diberikan oleh lembaga tertentu. Apa sja ketentuan ini? Berikut ini penjabaran lengakapnya:

1. Ketentuan Akan Plafon Pinjaman

Ketentuan yang pertama adalah ketentuan tentang plafon pinjaman. Plafon pinjaman adalah besarnya dana yang bisa dipinjam oleh peminjam. Pihak lembaga akan membatasi besarnya pinjaman yang bisa diambil. Tinggi rendahnya plafon pinjaman ini tergantung dari kebijakan lembaga dan kesanggupan dari si peminjam. Semakin besar penghasilan si peminjam, maka semakin besar plafon pinjaman.

2. Ketentuan Tentang Tenor Pinjaman

Pinjaman sistem KTA ini akan dibayarkan dengan cara kredit. Ini artinya, peminjam harus mencicil uang pembayaran setiap bulannya dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktu tertentu inilah yang disebut tenor pinjaman. Pemberian jangka waktu ini, tergantung kebijakan lembaga dan keputusan dari si peminjam. Panjangnya tenor selalu beragam. Ada yang hanya sebentar yaitu satu tahun dan ada yang lama hingga 5 tahun.

3. Ketentuan Besar Bunga Yang Akan Dikenakan

Jika pinjaman KTA ini adalah KTA yang menggunakan sistem bunga, maka peminjam harus mengikuti aturan tersebut. Dalam hal ini, peminjam tidak bisa bernegosisai tentang besarnya bunga yang diberikan. Ketentuan tentang bunga ini telah diatur oleh lembaga pemberi pinjaman. Semakin besar bunga, maka semakin rugi pihak peminjam. Sebaliknya semakin kecil atau bahkan tidak adanya bunga, maka peminjam akan diuntungkan.

4. Ketentuan Besarnya Angsuran Yang Harus Dibayarkan

A melakukan pinjaman KTA sebesar 10 juta dari lembaga Z, sedangkan B juga meminjam uang 10 juta dari lembaga yang sama. Apakah besar anguran keduanya sama saja? Jawabannya adalah belum tentu. Ketentuan akan besarnya angsuran ini diatur oleh lembaga dan sesuai kesepakatan bersama antara pihak pemberi pinjaman dengan si peminjam. Besarnya angsuran ini juga tergantung dari tenor yang diambil. Semakin panjang tenor, maka semakin kecil angsurannya.

5. Ketentuan Sanksi Dan Denda Bila Ada Keterlambatan Pembayaran

Setiap lembaga yang memberikan layanan pinjaman dana tunai KTA, biasanya juga memberlakukan ketentuan sanksi dan denda. Ketentuan ini untuk memastikan bahwa peminjam akan menjadi peminjam yang baik dengan rutin membayar angsuran. Jika angsuran tidak dibayarkan dalam jangka waktu tertentu, maka akan ada denda atau sanksi yang didapatkan oleh peminjam. Peminjam yang bijak harus mengetahui ketentuan akan sanksi dan denda ini.

Itulah informasi seputar pinjaman dana tunai KTA yang perlu diketahui. Sebaiknya calon peminjam benar-benar memahami ketentuan pinjaman yang diberikan oleh pihak lembaga. Jangan sampai ada kerugian yang didapatkan karena tidak memahami ketentuan yang diberikan oleh pihak pemberi pinjaman. Peminjam yang baik tentunya adalah peminjam yang tidak gegabah dalam mengambil pinjaman.

You may also like