Info Tabel Pinjaman KTA BTN & Hal Ini Perlu Diperhatikan

Saat ini semua bank memiliki website yang akan memberi banyak informasi baik untuk nasabah maupun calon nasabah. Begitu juga dengan BTN, yang merupakan salah satu bank besar di Indonesia. Untuk memberikan pelayanan yang lebih prima, bank ini tidak hanya memberikan tabel pinjaman KTA BTN, namun pengguna website dapat melakukan simulasi sesuai dengan jumlah pinjaman dan lama angsuran yang diinginkan. Berikut adalah informasi tabel pinjaman KTA BTN yang bisa ditemukan di website BTN.

Tabel Pinjaman KTA BTN

Tabel ini merupakan rangkuman yang lebih sederhana dari perhitungan yang telah dilakukan di simulasi. Berdasarkan tabel tersebut nasabah bisa mengetahui secara rinci berapa pinjaman pokok setiap bulan. Kemudian suku bunga yang ditanggung dengan angsuran pokok dijumlahkan, dan menghasilkan jumlah total angsuran per bulan yang harus dibayarkan.

Jika angsuran per bulan terlalu berat, bisa kembali klik ulangi dan ketik ulang data pinjaman dengan durasi waktu pelunasan yang lebih lama. Misalnya pinjaman 300.000.000 rupiah untuk dilunasi 3 tahun terlalu berat. Maka ulangi dengan memasukkan data tahun lebih besar dari tiga seperti 5 tahun, atau 10 tahun. Simulasi dan tabel pinjaman KTA BTN, akan membantu nasabah untuk memperhitungkan dengan matang sebelum mengajukan pinjaman sehingga waktu konsultasi di bank bisa digunakan untuk membicarakan hal lain yang belum dipahami.

Hal Ini Perlu Diperhatikan

Sebelum berangkat ke bank dan mengajukan banyak pertanyaan, ada beberapa hal yang bisa ditemukan di website. 5 poin berikut akan memberikan informasi berharga untuk peminjam pemula tanpa harus antri di bank.

1. Informasi Jenis Pinjaman

Jenis pinjaman biasanya berkaitan dengan tujuan digunakannya uang hasil pinjaman. BTN menyediakan beberapa jenis pinjaman untuk kebutuhan pribadi nasabah. Misalnya untuk membangun rumah, membeli kendaraan, dan lain sebagainya.

Sebagai nasabah yang akan mengajukan kredit, kejelian dalam memilih jenis pinjaman sangat dibutuhkan. Pilihan yang tepat dan sesuai tujuan nasabah akan memudahkan proses wawancara yang dilakukan di kantor BTN. Jadi bekal untuk mengajukan pinjaman bukan hanya pengetahuan tentang tabel pinjaman KTA BTN saja.

2. Syarat Pinjaman

Masing-masing pinjaman memiliki sasaran nasabah yang berbeda. Misalnya bagi PNS dan pegawai BUMN memiliki paket kredit khusus, sedangkan pegawai kontrak dipisahkan kreditnya karena besar gajinya berbeda.

Penghasilan minimal, dan umur seringkali menjadi pertimbangan yang menentukan disetujui atau tidaknya kredit kepada Bank. Gaji minimal 3.000.000 rupiah biasanya menjadi syarat wajib untuk calon peminjam. Hal ini dikarenakan besar sisa penghasilan setelah dipotong angsuran harus masuk akal.

Artinya nasabah masih bisa bertahan hidup dengan sisa gaji, dan tidak menyebabkan kredit macet. Poin berikutnya akan mempermudah nasabah untuk memperkirakan besar pinjaman yang mampu diambil dan disesuaikan dengan penghasilan bulanan.

3. Simulasi Pinjaman

Simulasi pinjaman merupakan salah satu menu dalam website perbankan yang sangat penting. Dulu, sebelum internet berkembang pesat, masyarakat harus datang ke Bank untuk mendapatkan tabel pinjaman KTA BTN atau bank lain. Namun saat ini, dengan menggunakan fitur simulasi ini nasabah dapat langsung mengetahui besar angsuran dan lama pinjaman diselesaikan.

Nasabah dapat menghitung perkiraan angsuran dengan memasukkan jenis pinjaman, besar pinjaman yang dibutuhkan, suku bunga, serta durasi pelunasan (tenor). Sistem akan menghitungkan dan menampilkan hasilnya dalam bentuk perincian atau tabel pinjaman KTA BTN.

4. Syarat dan Ketentuan Pinjaman

Dalam pinjaman bebas agunan, terdapat perjanjian yang harus ditaati. Pinjaman ini dilindungi secara hukum dan nasabah harus siap dengan segala konsekuensi yang harus ditanggung selama masa pembayaran kredit. Syarat dan ketentuan pinjaman memuat kewajiban pihak Bank maupun nasabah sehingga harus dibaca dengan teliti.

Biasanya jika syarat dan ketentuan diberikan saat akan tanda tangan surat pengajuan, kecil kemungkinan nasabah benar-benar membaca dan memahami setiap poin di dalamnya. Dengan membaca syarat dan ketentuan sebelum datang ke bank, nasabah dapat memahami kewajiban, hak, dan segala konsekuensi yang ditanggung sehingga kedua belah pihak tidak dirugikan.

5. Kontak yang Dapat Dihubungi

Jika masih terdapat pertanyaan yang mengganjal dan tidak terjawab melalui informasi di website, nasabah dapat menghubungi kontak yang tersedia. Baik melalui telepon, email, atau aplikasi perpesanan online. Kontak ini sangat penting sebab jika terjadi situasi yang gawat misalnya ATM tertelan, atau hilang nomor dan email tersebut siap melayani untuk menyelamatkan rekening nasabah.

 

Comments are closed.