Skip to main content

Pinjaman KTA BNI Syariah Tanpa Riba

Pinjaman KTA BNI Syariah, Jawaban dari Kebutuhan Pinjaman Tanpa Riba

Pinjaman KTA BNI SyariahKTA atau Kredit Tanpa Agunan, kini telah dilakukan oleh hampir semua Bank. Layanan ini memperbolehkan nasabah Bank untuk meminjam uang kepada Bank tanpa memberikan jaminan apapun. Biasanya dalam pinjaman konvensional ada barang yang harus dijaminkan sesuai nominal yang dipinjam. Kemudian apa yanh berbeda dari KTA konvensional dan Syariah? Berikut adalah penjelasan mengenai KTA syariah dan jenis pinjaman KTA BNI syariah.

Pengertian KTA Syariah

Kredit Tanpa Agunan syariah merupakan salah satu produk favorit Bank di Indonesua, karena mayoritas masyarakat beragama islam. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai KTA syariah.

Apa itu syariah?

Syariah, pada dasarnya merupakan bahasa Arab yang berarti jalan-jalan yang dapat dilalui. Syariah dalam konteks KTA adalah hukum yang melandasi KTA mengikuti peraturan dalam Islam.

Meski berdasar hukum islam, KTA syariah bisa diikuti oleh seluruh nasabah tanpa memandang agama yang dianut.

Dalam islam, hal kecil seperti makan, minum, dan tidur saja sudah ada aturannya. Apalagi urusan besar seperti masalah keuangan, perdagangan, hingga pinjaman pasti ada aturan khusus.

Mengapa Harus Syariah?

Aturan yang dibuat agama sudah pasti bertujuan baik. Hukum agama yang digunakan dalam pinjaman syariah, berdasarkan pada haramnya riba. Hal ini dikarenakan riba bisa memberikan dampak negatif atau bahkan kerugian salah satu maupun kedua belah pihak.

Bagi umat muslim, melakukan riba sekecil apapun adalah tindakan yang salah. Riba bisa berupa jaminan yang harus diambil oleh pihak peminjam jika nasabah telat membayar, atau berupa bunga yang dibayarkan dan menjadikan uang yang dihutangkan lebih kecil dari uang yang dibayarkan.

Ketentuan Pinjaman Syariah

Untuk mengikuti prosedur KTA, nasabah harus menyiapkan beberapa berkas, misalnya KTP, Kartu Keluarga, slip gaji, dan surat penting lainnya. Sebelum melakukan pinjaman, lebih baik nasabah berkonsultasi pada petugas pinjaman KTA BNI Syariah mengenai kesanggupan membayar dan besar uang yang dipinjam.

Dengan mengkonsultasikan kesanggupan pembayaran, diharapkan nasabah dapat melunasi hutang dengan ringan dan tidak terlambat. Dalam pinjaman KTA BNI Syariah memang tidak ada jaminan yang dititipkan, namun ada biaya administrasi yang dibebankan setiap bulan dengan besar yang sama.

Layanan KTA BNI Syariah

Pinjaman KTA BNI Syariah terbagi menjadi tiga produk utama, yaitu griya, emas, serta umroh. Masing-masing produk memiliki karakteristik dan tujuan pinjaman yang berbeda. Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing jenis pinjaman.

1. BNI Griya IB Hasanah

Pinjaman KTA BNI syariah yang pertama ini bertujuan untuk membantu nasabah agar dapat memiliki hunian, tanah atau bangunan. Besar pinjaman minimal sebesar 50.000.000 dan maksimal adalah 2 miliar Rupiah.

Pinjaman ini dapat digunakan untuk membeli bangunan yang sudah jadi, perbaikan rumah, atau membeli tanah yang akan dijadikan rumah. Ketentuan peminjamnya, minimal berusia 21 tahun dan memiliki penghasilan tetap. Cicilan boleh dilakukan maksimal 10 tahun dengan uang muka yang tergolong ringan.

2. BNI Emas IB Hasanah

Pinjaman ini berguna untuk nasabah yang ingin berinvestasi dengan emas. BNI syariah menyediakan pinjaman yang dapat diangsur hingga 60 bulan (5 tahun) dengan besaran angsurang yang tergolong ringan.

Jumlah maksimal yang dipinjam adalah sebesar 150.000.000 dan bentuk emas yang boleh dibeli adalah emas batangan dari PT. ANTAM. Pembayaran angsuran pinjaman ini tergolong mudah karena dapat dilakukan dengan memotong saldo di rekening nasabah. Sehingga nasabah tidak perlu khawatir terlambat membayar angsuran setiap bulannya.

3. BNI Fleksi Umroh IB Hasanah

KTA untuk produk umroh ini hanya berlaku pada nasabah yang termasuk nasabah payroll BNI. Artinya, nasabah tersebut bekerja di perusahaan yang pembayaran gajinya melalui BNI. Pinjaman ini berfungsi untuk mempermudah nasabah dan keluarga untuk menunaikan ibadah umroh di tanah suci.

Pembiayaan maksimal yang diperbolehkan adalah sebesar 200.000.000 rupiah. Angsuran dapat dilakukan selama 3-5 tahun, tergantung besarnya pinjaman dan gaji yanh diterima oleh nasabah.

Pembiayaan ini mengharuskan pembayaran uang muka yang ringan serta angsuran tetap dari awal pembayaran hingga lunas.

Ketiga produk pinjaman KTA BNI online tersebut akan lebih mudah dilakukan bagi nasabah payroll karena sistem gaji yang sudah dilakukan bersama dengan BNI syariah. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah pembayaran angsuran dan mengurangi kemungkinan nasabah melarikan diri. Sistem syariah ini, adalah jawaban dari tingginya bunga pinjaman dan kejamnya sistem penarikan jaminan.

You may also like