Skip to main content

Pinjaman KTA BNI Untuk Karyawan Kontrak

Mengajukan Pinjaman KTA BNI Untuk Karyawan Kontrak

Pinjaman KTA BNI Untuk Karyawan KontrakKredit Tanpa Agunan merupakan salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang ingin membutuhkan pinjaman dana dalam waktu yang cepat. Alasan mereka memilih layanan ini adalah prosesnya yang cepat serta syarat yang mudah. Sebelum mengajukan KTA, berikut ini adalah beberapa hal yang harus diketahui sebelum mengajukan pinjaman KTA BNI untuk karyawan kontrak.

Pahami Aturan Sebelum Mengajukan

Sebelum mengajukan pinjaman KTA BNI untuk karyawan kontrak, para debitur harus memahami aturan yang ada sebelum mengajukan. Apabila debitur melihat resiko yang dialami bank, maka wajar jika bank sering menerapkan aturan yang sangat ketat. Tentunya hal ini sangat penting untuk mengawasi dan menjamin dana yang dicairkan.

Dengan aturan yang ketat dan dipahami sebelum mengajukan pinjaman, maka para debitur akan mampu melunasi sesuai dengan ketentuan. Beberapa bank di Indonesia sering kali mewajibkan para debiturnya adalah karyawan yang berstatus tetap. Akan tetapi, BNI bisa mengajukan KTA bagi para pegawai atau karyawan kontrak.

Ketahui Juga Biaya Lain-Lain Dan Denda

Tidak hanya mengetahui aturan yang ditetapkan, para debitur juga harus mengetahui biaya denda yang diterapkan pada bank tersebut. Biaya denda adalah biaya yang harus dibayarkan ketika debitur mengalami keterlambatan dalam melakukan pembayaran sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan. Untuk bank BNI menetapkan denda sebesar 2,5 persen dari sisa pengajuan kredit.

Sekedar tambahan untuk biaya denda pada 12 bulan pertama adalah 0,5% dari jumlah kredit. Selain biaya denda, debitur juga harus mengetahui biaya lain-lain sebelum mengajukan pinjaman KTA BNI untuk karyawan kontrak. Biaya lain-lain yang dimaksudkan di sini adalah biaya administrasi sebesar Rp. 100.000 dan biaya materai sebesar Rp. 6.000.

Lengkapi Syarat Yang Sudah Ditentukan

Sebagai debitur atau orang yang ingin mengajukan pinjaman ke bank, seyogyanya debitur harus meminta pengajuan ke bank. Karena dengan hal ini, pihak bank akan mengetahui informasi tentang debitur sekaligus hal lain yang dibutuhkan pihak bank. Sehingga nanti debitur akan diminta untuk mengajukan syarat dan dokumen yang sudah ditetapkan oleh pihak bank.

Untuk syarat-syarat umumnya adalah Warga Negara Indonesia yang berumur 21 sampai 55 tahun. Selain itu, debitur juga bekerja dan tinggal di Indonesia. Minimum penghasilan kasar untuk mengajukan kredit adalah sebesar Rp. 2.500.000 per bulan. Untuk dokumen yang lainnya bisa debitur tanyakan langsung ke bank BNI.

Bersiap-siap Untuk Survey Dari Pihak Bank BNI

Setelah mengajukan dokumen dan persyaratan kepada pihak Bank BNI, debitur akan bersiap-siap menunggu untuk survey dari pihak bank. Tahap survey merupakan tahap yang wajib dilalui sebelum mengajukan pinjaman KTA BNI untuk karyawan kontrak. Biasanya survey akan dilakukan beberapa hari setelah debitur mengajukan dokumen dan persyaratan ke bank.

Dari hasil survey tersebut, nantinya pihak bank akan membuat laporan mengenai kondisi debitur. Untuk itu, debitur harus melakukan persiapan yang matang terlebih dahulu sebelum survey dilaksanakan. Hal tersebut berguna agar pengajuan pinjaman KTA bisa diterima dan dana tersebut bisa digunakan untuk berbagai kegiatan.

Proses Sebelum Dana Cair

Setelah proses survey tersebut, debitur akan melewati proses analisis yang dilakukan oleh pihak bank. Analisis untuk pengajuan nanti akan lebih cepat jika data yang debitur ajukan lengkap sesuai dengan persyaratan. Setelah proses analisa, debitur akan dihubungi pihak bank terkait dengan pengajuan KTA tersebut.

Biasanya proses pencairan dana akan memakan waktu sekitar 1 minggu bahkan sampai 1 bulan tergantung dari data yang diberikan kepada bank. Untuk itu bagi para debitur agar melengkapi persyaratan dan dokumen yang sudah ditentukan sehingga proses pengajuan KTA bisa cepat cair.

You may also like