Ketentuan Umum Pinjaman KTA BNI 2019

Pinjaman KTA BNI 2019 bisa menjadi salah satu produk pinjaman yang menguntungkan bagi nasabah BNI 46, karena tidak meminta jaminan. Namun tentu nasabah yang mengajukan harus memenuhi persyaratan mutlak dan persyaratan dokumen. Hal itu karena BNI Fleksi adalah fasilitas KTA BNI hanya diberikan pada pegawai yang mempunyai penghasilan tetap. Bisa untuk keperluan untuk keperluan konsumtif yang tidak bertentangan dengan hukum dan undang-undang.
Bank BNI mengeluarkan ketentuan umum terkait dengan informasi persyaratan pemohon pinjaman KTA BNI 2019 atau BNI Fleksi. Pemohon haruslah mengikuti ketentuan umum yang diberlakukan sebagai syarat mutlak untuk mengajukan pinjaman. Berikut ini adalah ketentuan umum bagi pemohon kredit KTA atau BNI Fleksi:
1. Kriteria Debitur
Bagi pemohon kredit atau debitur harus memenuhi kriteria yang sudah dipersyaratkan oleh pihak BNI. Kriteria yang harus dipenuhi yaitu, WNI (Warga Negara Indonesia), berstatus pegawai tetap, nasabah payroll BNI. Diperuntukkan untuk pegawai dengan minimal level staff (pegawai tetap) di luar pegawai dasar.
Jika tidak memenuhi salah satu dari kriteria debitur di atas maka pemohon mungkin tidak bisa melanjutkan keinginan mengajukan KTA BNI. Hal itu karena persyaratan di atas adalah syarat mutlak yang harus terpenuhi.
2. Usia Pemohon
Untuk ketentuan usia debitur ditentukan usia minimum dan usia maksimum pada saat mengajukan dan pelunasan KTA BNI. Usia minimal yang diperbolehkan untuk mengajukan pinjaman KTA BNI 2019 adalah 21 tahun. Hal itu berhubungan dengan usia angkatan kerja, pada usia 21 tahun normalnya seseorang telah bekerja dan memiliki penghasilan.
Untuk usia maksimal debitur saat KTA lunas adalah 55 tahun, ini berhubungan dengan usia pensiun dari pekerjaan. Bagi pegawai aktif yang mempunyai usia pensiun tertentu dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi atau perusahaan tempatnya bekerja. Hal itu akan menjadi pertimbangan tenor maksimum dan usia maksimal saat pelunasan KTA BNI.
3. Kepemilikan NPWP
Debitur yang ingin mengajukan pinjaman KTA BNI 2019 harus memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Hal itu karena kepemilikkan NPWP membuktikan bahwa debitur memiliki penghasilan lebih dari penghasilan tetap dan melebihi penghasilan minimum yang ditetapkan negara.
4. Jaminan
Meskipun BNI Fleksi adalah jenis kredit tanpa agunan, tetap ada jaminan yang harus diberikan oleh calon debitur. Untuk nasabah payroll BNI, surat pernyataan dari nasabah bahwa tidak akan memindahkan payroll ke bank lain sampai pinjaman KTA BNI 2019 lunas.
Kemudian debitur juga harus melakukan pemblokiran afiliasi sebesar saldo minimal afiliasi ditambah 1 (satu) kali angsuran (pokok+bunga) sampai dengan kredit ditanyakan lunas oleh BNI.
5. Penghasilan
Untuk ketentuan penghasilan adalah pegawai tetap yang memiliki penghasilan tetap dan mampu mengangsur dengan ketentuan yang ditetapkan. Angsuran yang ditetapkan sekitar 2.500.000-3.000.000 rupiah. Bergantung pada area pengajuan kredit dan cara pengajuan kreditnya. Hal ini juga berhubungan dengan daerah domisili kerja saat mengajukan pinjaman KTA BNI, akan berbeda antara daerah Jabodetabek dan Non Jabodetabek.
Hal tersebut tentu berhubungan dengan UMR atau penghasilan minimum setiap daerah kerja serta biaya hidup di setiap daerah. Untuk daerah dengan UMR kecil, tentu penghasilannya lebih kecil dan angsurannya lebih rendah pula.
Demikian ketentuan persyaratan umum yang harus terpenuhi sebelum mengajukan pinjaman KTA BNI 2019. Jika sudah memenuhi persyaratan dalam ketentuan umum di atas, maka pemohon bisa segera mengajukan permohonan pinajaman KTA ke BNI. Pengajuan pinjaman KTA BNI Fleksi bisa dilakukan di kantor cabang BNI terdekat sesuai dengan domisili kerja.

Comments are closed.