Skip to main content

Pengajuan Pinjaman Tanpa Agunan Kartu Kredit Bank Diterima

Cara Agar Pengajuan Pinjaman Tanpa Agunan Kartu Kredit Bank Diterima

Pinjaman Tanpa Agunan Kartu Kredit BankHampir seluruh kebutuhan yang ada saat ini dapat terpenuhi dengan mudah jika memiliki kartu kredit. Penggunaan kartu kredit juga sangat praktis karena banyak tempat yang melayani proses transaksi menggunakan kartu tersebut. Selain itu keuntungan lainnya tentu saja pemilik kartu kredit dapat mengajukan pinjaman di bank saat membutuhkan dana dalam waktu dekat tanpa jaminan.

Pinjaman kredit tanpa agunan adalah salah satu produk finansial yang sangat digemari banyak orang.

Apalagi jika memiliki kartu kredit, maka bank akan mempermudah jalan bagi pemilik kartu untuk mendapatkan pinjaman KTA.

Namun sering kali pengajuan pinjaman tanpa agunan kartu kredit bank ditolak karena beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh Nasabah.

Simak 5 hal yang harus diperharikan agar pinjaman tanpa agunan kartu kredit bank diterima;

1. Masa Kepemilikan Kartu Minimal Aktif Selama Satu Tahun

Mengajukan pinjaman kta bank tanpa kartu kredit sangatlah ketat karena pinjaman KTA tidak disertai dengan jaminan.

Nominal yang dapat diterima bagi peminjam juga bisa mencapai lebih dari 100 juta rupiah.

Untuk itu pihak bank mewajibkan calon peminjam untuk memiliki kartu kredit yang masa aktifnya minimal satu tahun.

Melalui kartu tersebut, bank dapat melihat riwayat kredit selama satu tahun sebelumnya dari catatan transaksi kartu kredit.

Selanjutnya bank akan menimbang, apakah calon peminjam dana dapat bertanggung jawab dan layak menerima pinjaman dalam jumlah besar atau tidak.

2. Performa Kartu Kredit Selama Digunakan

Jika dalam pemakaiannya terdapat beberapa kendala seperti sering overlimit ataupun pemilik kartu membayar tagihan dalam jumlah minimum, bank tidak dapat memberikan pinjaman.

Bank menilai calon peminjam KTA sebagai orang yang tidak bertanggung jawab atas pinjamannya kelak. Oleh karenanya, mulailah bijak dan disiplin dalam menggunakan kartu kredit.

3. Besaran Limit Kartu Kredit, Penentu Pinjaman Yang Diperbolehkan Bank

Limit pada kartu kredit dapat dijadikan acuan bagi bank untuk menentukan besaran dana yang dipinjamkan. Lewat besaran limit kartu tersebut, bank bisa mengukur kemampuan finansial seseorang.

Meski begitu bank tetap menjadikan histori pemakaian kartu sebagai tolak ukur utama. Bagi pemegang kartu dengan limit besar, tetapi sembrono dalam menggunakannya tetap tidak bisa mendapatkan pinjaman.

4. Frekuensi dan Rasio Penggunaan Kartu Kredit Oleh Nasabah

Hal ini sangat jarang diperhatikan oleh pemilik kartu kredit. Padahal frekuensi dan rasio penggunaan kartu juga merupakan salah satu poin penilaian dalam pengajuan pinjaman tanpa agunan kartu kredit bank.

Banyak pemohon KTA yang gagal mendapatkan pinjaman karena terkendala dengan frekuensi dan rasio penggunaan kartu kredit.

Rasio paling ideal dalam menggunakan kartu kredit adalah kurang dari 30% dari jumlah limit. Rasio kartu kredit berkaitan dengan frekuensi pemakaian kartu.

Misalnya, jika seseorang memiliki limit kartu sebesar 10 juta, frekuensi pemakaian maksimal menurut rasio ideal kartu kredit adalah 3 juta. Jika hal ini terpenuhi, pinjaman KTA dapat diberikan oleh bank.

5. Kemampuan Melunasi Tunggakan Kartu Kredit

Bank memiliki akses untuk memeriksa kredit seseorang melalui skor kredit bank Indonesia. Jika nasabah sering menunggak kartu kredit, tentu memiliki skor yang jelek sehingga pengajuan pinjaman tanpa agunan kartu kredit bank dapat ditolak.

Yang membuat skor kredit menjadi buruk adalah, apabila pengguna kartu memakai sekitar 70% dari limit dan hanya membayar 50% dari total penggunaan kartu kredit. Dengan sering melakukan hal tersebut dapat memunculkan tunggakan. Kebiasaan ini harus diperbaiki jika ingin pengajuan KTA disetujui oleh pihak bank.

Hampir semua kartu kredit dapat dijadikan sebagai syarat pengajuan kredit tanpa agunan. Hanya saja ada beberapa hal yang menentukan apakah kartu tersebut valid digunakan sebagai syarat pengajuan KTA atau tidak sama sekali. Kuncinya adalah menggunakan kartu kredit sesuai dengan porsi dan taat dalam pembayaran tunggakannya.

You may also like